Top Stories
-
Jangan Sampai Hari Tuamu Menderita!
-
Tetap Tenang, Jangan Takut Kehilangan dan Jangan Takut Ketinggalan Profit
-
Memilih Waktu Terbaik untuk Trading!
-
Trader Pemula Yang Masih Belajar Beli Saham Lpis-1 Dulu Ya!
-
Yang Belum Jelas Cari Cuan di Fair Valuae Gap (FVG)
-
Perbedaan Smart Money dan Bandar Dalam Konteks Investasi Saham.
-
Cara Menghadapi Market yang Sedang Kacau!
-
Menyikapi Market Hari Senin
-
Dalam Scalping Jangan All-in, Tapi Entry Pertama 30% Saja Dulu.
Search
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 943
MOBIL KARYA ANAK BANGSA YG BUKAN MOBIL NASIONAL
Kebetulan sy kerja di perusahaan otomotif. Paling enggak secara awam sy tahu sedikit ttg otomotif, baik roda dua maupun roda empat era orba dan era skrg, sebagai jawaban atas TUDUHAN GANTI LABEL MOBIL CINA MENJADI MOBIL ESEMKA.
Pada masa orba, ada dikeluarkan Inpres Nomor 2 Tahun 1996, yg mewajibkan kementrian keuangan, perindustrian & perdagangan, juga Menteri Negara Penggerak Dana Investasi/Ketua Badan Koordinasi Penanaman modal agar secepatnya mewujudkan industri mobil nasional. Dan ditunjuklah PT TIMOR PUTRA NASIONAL yg dimiliki Tommy sbg pionir pembuatan mobnas tsb.
Read more: MOBIL KARYA ANAK BANGSA YANG BUKAN MOBIL NASIONAL
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 960
Presiden Turki Tayyip Erdogan (REUTERS/Umit Bektas)
Turki resmi masuk masa resesi. Pada kuartal II-2019, ekonomi Negeri Kebab terkontraksi alias minus, melanjutkan 'pencapaian' yang serupa pada kuartal sebelumnya.
Pada periode April-Juni 2019, ekonomi Turki terkontraksi alias negatif 1,5% year-on-year(YoY). Pada kuartal sebelumnya, kontraksi ekonomi Turki lebih dalam yaitu minus 2,4% YoY.
Definisi resesi adalah kontraksi ekonomi dua kuartal beruntun secara YoY pada tahun yang sama. Mengacu pada definisi ini, Turki sudah masuk ke jurang resesi.
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 931
Kawasan perdagangan di Batam
BATAM -- Sepanjang semester I-2019 ada sedikitnya 900 orang yang kehilangan pekerjaan di Kota Batam, Kepulauan Riau. Menurut Dinas Tenaga Kerja setempat, ratusan orang tersebut kehilangan pekerjaan akibat ditutupnya 27 perusahaan di Batam.
"Total dari awal tahun sampai Juni 2019 ada 27 perusahaan tutup, sekitar 900 orang kehilangan pekerjaan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Sakyakirti usai pembukaan program magang di Jepang, Senin (26/8).
Read more: 27 Perusahaan Gulung Tikar di Batam pada Semeter I 2019
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 828
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Indonesia - Pasar keuangan Indonesia ditransaksikan bervariasi pada pekan ini. Dalam sepekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,49%, rupiah menguat 0,14% di pasar spot melawan dolar AS, sementara imbal hasil (yield) obligasi seri acuan tenor 10 tahun turun 17,1 bps.
Sebagai informasi, pergerakan yield obligasi berbanding terbalik dengan harganya. Ketika yield turun, berarti harga sedang naik. Sebaliknya, ketika yield naik, berarti harga sedang turun.
Read more: Perhatian! Pasar Keuangan RI Besok akan 'Kebakaran'
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1013
Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi jajarannya memberikan keterangan terkait realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 19 Maret 2019. Sri Mulyani melaporkan realisasi APBN hingga akhir Februari 2019, tercatat Rp54,61 triliun atau 0,34 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). TEMPO/Tony Hartawan
Jakarta - Konsultan manajemen multinasional McKinsey and Company mengingatkan negara-negara Asia dan termasuk Indonesia untuk mewaspadai terulangnya krisis moneter 1997-1998. Sebab, utang perusahaan-perusahaan di Asia (termasuk Indonesia) telah membengkak sehingga menanggung utang jangka panjang lebih dari 25 persen.
Dalam laporan McKinsey and Company, disebutkan bahwa korporasi di Australia, Cina, Hong Kong, India, dan termasuk Indonesia menanggung utang jangka panjang lebih dari 25 persen dengan interest coverage ratio (ICR) kurang dari 1,5. Khusus untuk Indonesia, utang jangka panjang dengan ICR kurang dari 1,5 mencapai 32 persen.
Read more: Utang Korporasi Bengkak, McKinsey Ingatkan Potensi Krisis Ekonomi
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1027

Jakarta - Kedai Sayur, startup Indonesia yang mendigitalisasi para tukang sayur, mengumumkan hari ini bahwa mereka telah mendapatkan pendanaan baru sebesar US$4 juta (setara Rp57 miliar). Putaran pendanaan ini dipimpin oleh East Ventures, perusahaan modal ventura paling aktif di Asia Tenggara; dan diikuti oleh SMDV, Grup Triputra, dan Multi Persada Nusantara yang berasal dari Indonesia.
Kedai Sayur menyatakan dana segar ini akan mempercepat perusahaan untuk menarik lebih banyak tukang sayur dan pedagang retail untuk menjadi Mitra Sayur, mengembangkan jaringan supplier, sekaligus mengembangkan teknologi mereka.
Read more: Kedai Sayur Raih Dana Segar Rp. 57 Miliar, Yang Dipimpin Oleh East Ventures