Top Stories
-
Begini Pola Permainannya Kenapa MSCI, S&P, MOODY'S Sering Beri Rating Jelek Saat Harga Nyungsep?
-
Yang Kelaparan itu Adalah Pemilik Dapur MBG dan Elit-elit Politik Menghadapi Pemilu 2029
-
Baca Order Book, Bagi Pemula yang Baru Join.
-
Apapun Kata MSCI Pagi Ini, Jangan Ada yang Panic Selling!
-
Kenapa 90% Trader Saham Boncos?
-
Tipuan Support Tebal Cara Bandar untuk Akumulasi dan Distribusi
-
Saya Tidak Mengajak Anda Trading!
-
4 Kesalahan Keuangan yang Membuat Gagal menjadi Kaya!
-
Kehancuran Moral Bangsa: "Saat Elit pun Pragmatis, Idealisme Mati"
Search
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 718
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Kembali muncul investasi abal-abal yang memakan banyak korban. Investasi ini bernama Kampoeng Kurma dengan konsep syariah dan anti riba.
Awalnya PT Kampoeng Kurma menawarkan investasi kepada masyarakat dengan menjual kavling. Nah kavling itu akan ditanami kebun kurma yang hasilnya akan dibagikan kepada pemilik kavling.
Read more: Investasi Bodong Kampoeng Kurma Manfaatkan Syekh Ali Jaber dan Momen 212
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 714
Ilustrasi menyisihkan uang untuk ditabung. (Dok. JawaPos.com)
SitindaonNews.Com - Menabung adalah cara paling mudah mengumpulkan uang karena bisa dilakukan di mana saja dan tidak perlu proses yang rumit. Namun seiring dengan perkembangan zaman dan kondisi ekonomi, ternyata nabung tak cukup untuk menutupi kebutuhan yang semakin lama makin tinggi.
Banyak masyarakat yang belum sadar bahwa kegiatan menabung tidak mencukupi untuk menutup kebutuhan mereka. Hal ini karena menabung di masa sekarang tidak seimbang dengan kebutuhan yang terus meningkat.
Read more: Nabung Saja Tak Cukup, Lakukan Cara ini Agar Keuangan Aman
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1058
Foto: Efrem Siregar
SitindaonNews.Com - Toko-toko elektronik di tempat perbelanjaan Jakarta terpantau lengang, tidak banyak aktivitas jual-beli. Apa kata pedagang dan pengelola? apa ada kaitan dengan ekonomi yang sedang lesu?
CNBC Indonesia menyambangi Pusat Grosir Cililitan (PGC), toko-toko elektronik di Pasar Kramat Djati, hingga Plaza di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu siang (6/11), para pedagang mengaku memang penjualan sedang sepi.
Read more: Toko-Toko Elektronik Sepi Bak 'Kuburan', Ekonomi Lesu Nih!
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 790
Penyortiran Rupiah Indonesia dan Dolar AS di depan grafik pertukaran mata uang pada layar komputer. (Antaranews)
Mestinya penguatan mata uang kuat Asia itu menjadi sentimen positif bagi rupiah, tetapi rupiah bergerak melemah meski stabilitasnya masih terjaga
Pergerakan rupiah pada Jumat pagi ini melemah sebesar 26 poin atau 0,19 persen menjadi Rp14.021 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp13.995per dolar AS.
Read more: Anomali, rupiah cenderung melemah di tengah penguatan mata uang Asia
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 805
Foto: Bentrok Polisi dengan Pendemo pada Aksi Protes Anti-Pemerintah di Hong Kong, Minggu, 27 Oktober 2019 (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
Hong Kong resmi mengalami resesi.
Fakta pahit ini harus diterima pemerintah dan masyarakat Hong Kong pasca Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong merilis pembacaan awal untuk data pertumbuhan ekonomi periode kuartal III-2019 beberapa saat yang lalu, Kamis (31/10/2019).
Sebagai informasi, resesi merupakan penurunan aktivitas ekonomi yang sangat signifikan yang berlangsung selama lebih dari beberapa bulan, seperti dilansir dari Investopedia. Sebuah perekonomian bisa dikatakan mengalami resesi jika pertumbuhan ekonominya negatif selama dua kuartal berturut-turut.
Read more: Sah! Ekonomi Negatif 2 Kuartal, Hong Kong Resmi Resesi
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 861
SitindaonNews.Com - Penurunan pendapatan dan laba yang dicatatkan bank-bank besar di dunia pada kuartal terbaru semakin memperkuat isu bahwa industri perbankan tengah mengalami kejatuhan. Itu karena perlambatan terjadi di tengah berbagai langkah restrukturisasi yang dilakukan.
Seperti diketahui, bank-bank besar itu banyak melakukan reformasi untuk dapat terus mempertahankan bisnisnya. Langkah yang ditempuh di antaranya adalah mengurangi jumlah karyawan dan menunda investasi.
Read more: Laba Bank-bank Ini Turun, Benarkah Industri Tengah 'Sekarat'?