Top Stories
-
Singapura Sabotase Ekonomi Kita Balas Dengan Tunda Ekspor Energi Listrik Sampai Mereka Gelap
-
Saatnya Menjemput Revolusi Indonesia
-
Korupsi di Indonesia Sudah Jadi Bencana Luar Biasa
-
Jangan Miskin Permanen
-
Jangan Sampai Salah, Sebelum Entry Amati Dulu IHSG Sampai Pukul 09.¹⁵ Merah atau Hijau
-
Banyak yang Menyerang Saya, Hahahaha
-
Asing Ingin Hancurkam Ekonomi Indonesia dengan Kampanye "Sell Indonesia" oleh Singapore
-
Ciri-ciri Saham Mau Naik!
-
Semua Saham Hijau Jangan Bingung.
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1041
Oh Go Seng Hidup di Hutan Singapura, Masih Nafkahi Istri di Batam
Seorang pria lanjut usia bernama Oh Go Seng Sumber : The Strait Times
SitindaonNews.Com, || Seorang pria lanjut usia bernama Oh Go Seng mendadak menjadi perbincangan warganet, pasalnya Oh Go Seng ditemukan tinggal sendiri di hutan, Sungai Tengah, Singapura Barat.
Mengutip dari The Strait Times Minggu 6 Februari 2022, menuliskan seorang laki-laki lanjut usia tinggal seorang diri di Singapura selama lebih dari tiga dekade.
Diketahui bahwa Oh Go Seng hanya menggunakan sedikit tenda di hutan, hal itu membuat orang bertanya-tanya bagaimana caranya Oh Gong Seng bertahan hidup.
Selama tinggal di hutan, Oh Go Seng mengaku menanam sayuran sendiri seperti daun pandan, cabai, dan ubi. Sementara untuk membersihkan dirinya, Oh Go Seng memanfaatkan air kolam yang tidak jauh dari tendanya.
Untuk mengisi perutnya, Oh Go Seng rutin memasak bubur dengan menggunakan tungku api terbuka.
Ilustrasi hutan. Photo : dw
Menurut laporan pria berusia 79 tahun itu membangun tenda dengan menggunakan plastik, yang disangga dengan tongkat kayu sebagai tempat untuk berteduhnya.
Kehidupan Oh Go Seng yang dinilai jauh dari kehidupan modern, siapa sangka bahwa ia memiliki keluarga yang tinggal di Indonesia. Oh Go Seng mengaku bahwa dia memiliki seorang istri berusia 50 tahun dan seorang putri berusia 19 tahun yang keduanya tinggal di Batam, Indonesia.
Tidak lepas tanggung jawab menjadi kepala rumah tangga, Oh Go Seng juga rutin mengirimkan uang bulanan kepada keluarganya. Menurut pengakuannya, dia rutin mengirimkan 500 dolar Singapura atau setara Rp 5,4 juta perbulan.
Sumber: viva.co.id