fbpx

0
0
0
s2sdefault

unnamed

Permasalahan utama baju putih yang sering kita alami adalah baju mudah dekil.

Apalagi kalau baju putihnya dipakai lalu dicuci dengan sembarangan saja.

Dalam 5 kali cuci saja, warna baju sudah pasti langsung berubah.

Nah, ternyata kita bisa loh mengatasi baju putih dekil cuma modal air panas.

Coba mulai hari ini rendam selama minimal 2 jam.

Hasilnya dijamin gak main-main.

Cara Mencuci Baju Putih Dekil

Ternyata ada trik menjaga baju tetap putih, terutama jika bajunya sudah terlanjut dekil.

Kita cukup mengikuti beberapa trik berikut, dilansir dari Boldsky.com.

1. Tips pertama untuk menjaga baju tetap putih adalah selalu mencucinya secara terpisah.

Sebaiknya, jangan pernah mencampur pakaian putih di mesin atau bak dengan pakaian berwarna.

Engga Perlu Pakai Pemutih, Ternyata Beberapa Bahan Di Rumah Kita Bisa Bikin Baju Putih Seperti Baru Lagi
Engga Perlu Pakai Pemutih, Ternyata Beberapa Bahan Di Rumah Kita Bisa Bikin Baju Putih Seperti Baru Lagi

2. Gunakan pemutih klorin untuk mencuci pakaian putih.

Jangan pernah mencuci kaus kaki dengan pemutih klorin karena elastis mengendur sehingga tidak tahan lama.

Jangan gunakan pemutih klorin pada baju putih secara teratur.

Gunakan pemutih sekali dalam sebulan karena penggunaan yang berlebihan dapat membuat pakaian berwarna putih menjadi kuning atau abu-abu.

3. Campur soda kue dengan cuka untuk menghilangkan noda dari pakaian putih dan merawatnya.

4. Rendam pakaian dalam air panas jika bahan kain bisa menopangnya, sehingga perhatikan label pada baju apakah bahan tersebut baik dicuci menggunakan air panas atau tidak.

Ini membantu menghilangkan noda dari pakaian putih tanpa banyak usaha.

5. Hapus noda dari pakaian putih sebelum dikeringkan.

Jika noda tetap ada bahkan setelah dikeringkan, cuci kembali karena noda menjadi permanen setelah dikeringkan.

Coba gunakan lemon untuk menghilangkan noda.

6. Menggunakan air lemon

Moms bisa menambahkan jus lemon ke air selama pencucian terakhir untuk menghilangkan noda dari pakaian putih dan mempertahankan warnanya.

7. Menggunakan cuka juga bisa menjaga baju tetap putih.

Tambahkan beberapa tetes cuka pada pencucian terakhir untuk menghilangkan noda dari pakaian putih dan menjaganya tetap putih.

Bau cuka hilang setelah dikeringkan dan pakaian bisa bertahan lebih lama.

Bahan dapur yang berguna untuk mengatasi keluhan pakaian bau keringat adalah sabun cuci piring!

Tidak percaya? coba saja oleskan sabun cuci piring pada bagian kerah dan ketiak pakaian.

Diamkan selama 5-10 menit sebelum menguceknya sedikit, kemudian bilas dengan air bersih.

Dijamin, bau keringat akan hilang dan pakaian menjadi bersih kembali.

Tidak hanya itu, sabun cuci piring juga bisa menghilangkan noda membandel pada pakaian, lo!

Cara kerjanya sama. Oleskan gel sabun cuci piring pada bagian yang bernoda dan diamkan selama 15 menit.

Pasti noda akan hilang dan pakaian jadi bersih kembali.

Kemampuan sabun cuci piring untuk hilangkan bau keringat pada pakaian berasal dari sifat sabun yang merupakan peluruh lemak.

Setiap produk sabun cuci piring pasti didesain untuk meluruhkan lemak sisa makanan yang menempel pada alat makan dan alat masak.

Nah, hal ini juga berlaku pada peluruhan noda keringat.

Sumber: sajiansedap.grid.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

5fd6d9a1afa93

Sitindaonnews.Com | Hama kutu putih acapkali menyerang tanaman cabai. Bintik berwarna putih pada bagian daun itu tampak seperti jamur.

Namun, coba periksa daun tanaman Anda lebih dekat. Apakah ada seperti serat kapas putih atau serangga kecil bergerombol berwarna putih? Jika ya, maka itu adalah kutu putih.

Walau hanya bercocok tanam di rumah, tanaman tetap bisa terserang hama seperti kutu putih, kutu sisik, tungau laba-laba, agas jamur, hingga siput.

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk membasmi hama kutu putih tersebut, yakni dengan menggunakan pestisida.

Pestisida pun tidak harus dengan bahan kimia sehingga berbahaya untuk disemprotkan di sekitar rumah.

Mengenal kutu putih

Jenis hama yang merupakan anggota famili serangga Coccoidea ini umum menyerang tanaman hias dan tanaman yang ada di halaman rumah.

Dilansir dari Gardening Know How, ukuran kutu putih berkisar antara 1 hingga 4 milimeter, dengan panjang tergantung usia dan spesiesnya. Pada tanaman di halaman rumah, kutu putih biasanya hidup berkoloni.

Kutu putih betina bisa terlihat seperti kapas kecil, terutama saat bertelur. Kutu putih jantan dewasa berumur pendek menyerupai lalat bersayap dua dan jarang terlihat.

Nimfa yang baru menetas memiliki warna yang bervariasi, dari kuning hingga merah muda.

Kutu putih di halaman mengurangi kekuatan tanaman, terutama ketika populasi besarnya menyedot getah dari daun dan batang tanaman.

Saat makan, kutu putih mengeluarkan melon atau kotoran manis. Jamur jelaga tumbuh di atas melon. Hal ini mengurangi kemampuan tanaman untuk melakukan fotosintesis, menyebabkan daun dan bagian tanaman mati.

Cara membuat pestisida alami untuk basmi kutu putih

Anda bisa membuat pestisida alami dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Berikut beberapa cara membut pestisida alami untuk membasmi kutu putih pada tanaman cabai Anda:

1. Campuran Sabun

Campuran sabun dengan sedikit minyak bisa menjadi pilihan untuk mengusir hama dengan tubuh kecil.

Pestisida ini memang tidak terlalu kuat tapi cukup untuk membunuh kutu daun atau kutu putih.

Selain itu, pestisida jenis ini juga lebih aman digunakan di sekitar rumah.

Cara membuatnya cukup mudah, Anda bisa mencampurkan sabun cari ringan dengan sedikit minyak sayur atau kelapa ke dalam air suling.

Teman-teman bisa memberikan satu sendok sabun cair bebas pewangi dan tambahkan dengan lima sendok makan minyak sayur.

Campurkan juga sekitar setengah liter air hangat, lalu kocok cairan sebelum diaplikasikan ke tanaman.

Semprotkan campuran itu pada bagian tanaman yang terinfeksi secara merata. Semprotkan pada bagian atas serta bawah daun, batang, dan setiap cabang.

2. Air Cabai

Air cabai sebagai pestisida alami dapat dibuat dari bubuk cabai yang dicampur dengan sedikit sabun cair lembut.

Untuk membuat semprotan, campurkan satu sendok makan bubuk cabai dengan satu liter air.

Lalu tambahkan juga beberapa tetes sabun cair lembut. Kocok larutan tersebut dan aplikasikan pada tanaman yang terkena infeksi.

Anda juga bisa membuat pestisida ini dari paprika segar.

Pertama, Anda perlu menghaluskan satu setengah cangkir paprika segar dengan satu setengah cangkir air.

Setelah halus tambahkan satu liter air dan didihkan.

Dinginkan larutan paprika. Setelah dingin bisa langsung diaplikasikan ke tanaman yang terinfeksi hama.

3. Bawang Putih

Bawang putih memiliki aroma yang kuat dan menyengat. Dengan aroma kuat itu, bawang putih mampu mengusir hama yang ada pada tanaman.

Untuk membuatnya, Anda bisa menyiapkan bawang putih dan air.

Caranya, siapkan 2 umbi utuh bawang atau sekitar 10 siung bawang putih ukuran segar. Lalu, blender bawang putih dengan sedikit campuran air.

Simpan larutan itu semalaman, lalu saring ke dalam botol.

Sebelum digunakan, tambahkan cairan itu dengan satu setengah cangkir minyak sayur, satu sendok teh sabun cair lembut, dan sedikit air lalu campurkan dengan rata.

Larutan pun bisa diaplikasikan langsung pada daun dan batang tanaman secara merata.

Sumber: kompas

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20210605 122656

Apakah di rumahmu banyak kecoak berkeliaran? Kalau iya, tentu hal ini sangat mengganggu.

Kecoak hidup di lingkungan yang kotor dan bisa menyebabkan penyakit. Selain itu, ia juga bisa membuat rumah menjadi bau, karena mereka punya bau yang khas.

Biasanya kita coba mengusir kecoak dengan cairan semprot pengusir serangga. Namun, ternyata ada cara yang lebih mudah, lo.

Cukup tanam lima tanaman ini di rumah, maka kecoak akan kabur dan tak balik lagi. Tanaman apa saja? Yuk, cari tahu!

1. Peppermint

Seperti yang kita tahu tanaman peppermint, memiliki aroma yang kuat. Ternyata ini bagus untuk mengusir kecoak.

Tak hanya kecoak, serangga lain seperti ngengat, kutu, dan kumbang juga akan menghindari tanaman ini. 

Untuk merawatnya kita harus menyiramnya secara teratur dan tanam di tempat yang terkena sinar matahari penuh. 

2. Rosemary

Rosemary
Rosemary ( pixabay/Marie-Pierre Le Cann)

Rosemary biasa digunakan untuk menambah rasa pada makanan. Siapa sangka ia juga bisa jadi tanaman yang mencegah kecoak berkeliaran di rumah.

Kecoak cenderung menghindari baunya yang tajam seperti pohon cemara.

Rosemary membutuhkan 6-8 jam sinar matahari setiap harinya. Ia juga akan tumbuh subur di tanah yang dikeringkan dengan baik.

Meskipun tanaman membutuhkan air, kita harus membiarkannya mengering sebelum disiram.

3. Daun Salam

Daun salam
Daun salam ( Sylvana Toemon)

Daun salam adalah tanam lain yang bisa dijadikan pilihan untuk mengusir kecoak. Tanaman itu mengandung eucalyptol, yang merupakan pengusir serangga alami.

Daun salam tumbuh di pohon yang bisa mencapai ketinggian 12 - 15 meter. Tapi, jika kita menanamnya di pot, besarnya akan menyesuaikan.

Tanam daun salam ini di area dengan tanah yang dikeringkan dengan baik dan paparan sinar matahari penuh.

4. Catnip

Tanaman catnip
Tanaman catnip ( Andrey Zharkikh)

Kecoak akan menjauh dari sekitar rumah jika kita menanam catnip. Catnip adalah anggota keluarga mint dan dikenal juga ampuh untuk mengusir semut dan kumbang.

Tanaman ini bisa kita tanam di rumah atau di luar rumah selama mendapat banyak cahaya. Ada baiknya jika setiap beberapa minggu kita memindahkannya keluar.

Pastikan juga untuk menyiram tanaman ini jika tanahnya sudah kering.

5. Krisan

Bunga krisan
Bunga krisan ( MaxPixel's Contributors)

Bunga krisan dikenal dengan bunga dengan warna-warna cerahnya mulai dari putih, ungu, kuning, dan merah anggur.

Krisan bisa membantu mengusir kecoa, kutu busuk, tungau, dan kutu lainnya.

Hal itu karena bunga krisan mengandung pyrethrum, yang merupakan pengusir serangga alami.

Sumber: /bobo.grid.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20210625 151141

SitindaonNews.Com | Seorang petani India kini harus menyewa tim keamanan untuk melindungi hasil panen dari pohon mangga termahal di dunia, yang tidak sengaja dia tanam.

Sankalp Singh Parihar mengaku awalnya tidak tahu keistimewaan dari tanaman, yang dibelinya dari seorang pria dalam perjalanan menggunakan kereta empat tahun lalu.

Kini di lahannya, Parihar dan rekannya menanam varietas mangga termahal di dunia, yang diketahui merupakan varietas mangga Miyazaki.

Newsweek pada Rabu (23/6/2021) melaporkan, Parihar sebenarnya sedang mencari benih kelapa hibrida ketika itu.

Tapi dalam perjalanan, dia membeli pohon mangga dari teman seperjalanan seharga 33 dollar AS (Rp 476.683).

"Saya tidak tahu jenis mangga itu apa, tapi saya menamakannya Damini, (sesuai) dengan nama ibu saya, dan menanamnya," katanya kepada Vice.

"Saya menanamnya (pohon anakan) seperti tanaman mangga biasa, tetapi beberapa bulan kemudian, saya melihat bahwa itu mengembangkan (buah berwarna) merah yang indah."

Kabar soal Parihar yang menanam mangga merah yang unik ini tersiar ke seluruh negeri dan menggemparkan kalangan pengusaha India.

Segera, dia mengetahui bahwa dia tampaknya (dan tanpa disadari) memiliki mangga Miyazaki yang didambakan.

Varietas mangga ini terutama ditanam di Jepang, dan dikenal juga sebagai "telur matahari." Setiap buah mangga Miyazaki dilaporkan berharga sekitar 50 dollar AS (Rp 722.422), sehingga menjadikannya barang mewah.

Sejak itu, Parihar dilaporkan telah menerima penawaran setinggi 283 dollar (Rp 4 juta) untuk satu buah mangga Miyazaki yang dia tanam.

Di Jepang pertumbuhan mangga Miyazaki sangat diatur di setiap tahapnya.

Seperti dilansir Miyazaki Local Products and Trade Promotion Center, setiap buah harus memiliki berat minimal 350 gram, dan mengandung kadar gula minimal 15 persen agar dapat sampai ke tangan konsumen.

Tidak seperti kebanyakan buah-buahan, mangga jenis ini dipanen hanya ketika mereka benar-benar matang.

Panennya menggunakan metode "pemanenan bersih" yang memungkinkan buah jatuh secara alami dari pohon pada puncak kematangannya.

Oleh petani Jepang, buah ini tidak dibiarkan jatuh begitu saja ke tanah. Buah yang matang akan ditangkap dengan lembut oleh selubung jaringnya.

Akan tetapi, di India, Parihar dilaporkan mampu menanam mangga seperti yang ia lakukan pada varietas lain.

Varietas mangga satu ini tampaknya juga berkembang pesat di iklim negara itu.

Menurut Vice, Parihar telah menanam sekitar 52 mangga sejauh ini. Tetapi dia belum menjual satu pun.

“Ini adalah bayi kami dan fokus kami saat ini adalah terus mengasuh mereka dan menggunakan biji buah untuk menanam yang baru,” jelas Parihar.

Menurut The Times of India, ia telah menanam 150 pohon mangga Miyazaki di kebunnya. Tetapi hanya empat yang saat ini menghasilkan buah.

Namun, keberhasilan menumbuhkan varietas baru ini memiliki tantangan tersendiri.

"Tahun lalu ada insiden pencurian dan kami memutuskan untuk meningkatkan keamanan di sini," jelas Parihar kepada The Times of India.

"Kami memiliki satu anjing tahun lalu, sekarang kami memiliki sembilan ekor. Ada enam jenis anjing gembala Jerman, dan tiga adalah ras lokal. Dan kami telah mengerahkan tiga penjaga keamanan juga."

Ke depan, Parihar mengatakan kepada Vicebahwa dia berharap tidak hanya memenuhi seluruh kebunnya dengan mangga Miyazaki, tetapi juga ingin berbagi kekayaan dengan petani India di seluruh negeri.

“Visi saya adalah setiap rumah tangga India harus mampu membeli mangga ini,” kata Parihar.

"Di Jepang, itu mahal karena ditanam di lingkungan yang mahal. Di India, kita bisa menanamnya secara alami dan mengurangi pengeluaran."

Sumber: kompas.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1613974645313Ilustrasi ponsel basah

SitindaonNews.Com | Tips teknologi kali akan mengulas tentang bagaimana cara menyelamatkan ponsel yang basah karena terkena hujan. Mengutip CNET, Agustus 2012 lalu, ponsel yang terkena air akan berfungsi kembali jika langkah-langkah yang dilakukan tepat.

Secara umum, Anda diharuskan jangan panik ketika smartphone basah. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan:

Yang harus dilakukan

Meskipun membongkar ponsel sepenuhnya akan membantunya mengering dengan lebih efektif, tapi hal itu akan membatalkan garansi Anda. Biasanya memerlukan alat khusus dan dapat membahayakan ponsel Anda jika Anda tidak berhati-hati, jadi tidak direkomendasikan.

Hal yang harus dilakukan adalah segera ambil dan amankan smartphone Anda jika terjatuh di genangan air atau basah karena hujan. Karena jika terlalu lama dibiarkan, akan meningkatkan risiko kerusakan.

Kemudian, tahan keinginan Anda untuk memeriksa apakah masih berfungsi atau menekan tombol apa pun. Karena menekan tombol dapat menggeser cairan lebih jauh ke dalam perangkat.

Dalam semua kasus, hal terbaik yang harus dilakukan adalah segera mencabut baterai sehingga meminimalkan daya ke perangkat yang dapat menyebabkan korsleting.

Jika Anda memiliki smartphone dengan baterai yang tidak dapat dilepas, Anda harus mengambil risiko menekan beberapa tombol untuk memeriksa apakah masih aktif dan segera mematikannya jika aktif. Namun, berhati-hatilah saat menangani ponsel dalam kasus ini.

Selanjutnya, lepaskan bagian apa pun di ponsel Anda yang bisa dilepas, seperti casing. Cabut kartu SIM dan SD card, biarkan port atau penutup di ponsel Anda terbuka untuk membantu ventilasi.

Lalu, keringkan semuanya dengan handuk, termasuk bagian luar perangkat, dan berhati-hatilah agar air tidak masuk ke lubang di telepon. Meskipun semuanya kering, kemungkinan besar ada kelembapan laten di dalam perangkat yang ingin Anda keluarkan sebelum menyalakannya.

Perbaikan yang paling sering dilaporkan untuk ponsel yang basah kuyup adalah mengubur ponsel dalam semangkuk beras kering. Bahan pengering, seperti beras, memiliki sifat higroskopis yang dapat menarik dan menyerap kelembapan.

Anda juga dapat menggunakan kemasan gel silika, jenis yang digunakan dalam kotak sepatu untuk efek yang lebih besar.

Cara lainnya, tempatkan ponsel Anda dalam wadah kedap udara. Biarkan selama 24-48 jam agar material menarik semua kelembaban dari ponsel Anda. Jika Anda yakin sudah kering, coba hidupkan kembali.

Jika Anda berhasil menghidupkan kembali ponsel Anda, selamat, tetapi Anda mungkin belum memenangkan perang melawan ponsel yang pasah tadi. Logam di dalam ponsel Anda yang bersentuhan dengan air dan oksigen dapat membuat karat seiring berjalannya waktu.

Sementara pemecah masalah telepon profesional mungkin dapat menghilangkan korosi dengan menyeka sirkuit dengan alkohol gosok. Namun, sekali lagi, jangan coba ini di rumah karena dalam banyak kasus, akhirnya ponsel Anda mati dan tidak berfungsi.

Namun, langkah tepat paling awal adalah mencegah agar ponsel tidak terkena air. Anda dapat membeli kantong berlapis silika yang tertutup rapat yang dirancang khusus antiair.

Yang tidak boleh dilakukan

Metode jalur cepat yang diklaim untuk mengeringkan ponsel basah adalah dengan menggunakan pengering rambut, atau memberikan panas ke perangkat dengan cara lain. Meskipun ini akan berhasil menguapkan semua kelembapan yang masih ada di dalam ponsel, ini berisiko menjadi terlalu panas dan menyebabkan kerusakan pada komponen.

Jika terjadi genangan air yang parah, uap yang dihasilkan mungkin akan mengembun lagi di bagian lain telepon. Anda mungkin lolos begitu saja, tapi tampaknya agak berbahaya, jadi rekomendasinya adalah menghindari metode ini.

Hal yang tidak boleh dilakukan lainnya adalah memasukkan ponsel Anda ke dalam freezer, dengan dibungkus kertas untuk mencegah kerusakan. Hal ini memang akan mengurangi konduktivitas air saat mendekati suhu beku, dan akan menghentikan ponsel Anda dari korsleting saat digunakan.

Namun, hal itu jelas bukan solusi jangka panjang, karena begitu es mulai mencair, Anda akan mendapatkan masalah yang sama. Dalam prosesnya, Anda mungkin akan mengacaukan layar ponsel Anda yang rapuh, yang sepertinya tidak layak untuk mengambil risiko untuk perbaikan jangka pendek dari efektivitas yang meragukan.

Untuk smartphone yang terkena hujan tidak terlalu parah, Anda dapat mengeringkan ponsel secara menyeluruh di bagian luarnya saja dengan memberikan perhatian khusus pada lubang seperti jack headphone dan port USB.

Untuk masalah ini, beberapa menyarankan menusuk dengan tusuk gigi yang dibungkus dengan handuk kertas perlahan. Namun, langkah ini agak meragukan, risiko terbesarnya adalah kain yang basah akan tersangkut di dalam ponsel Anda dan mengacaukan jeroannya.

Sumber: tempo

 

 

0
0
0
s2sdefault

Subcategories